Effektives dating forum Dating france sex for chinese

Narrated ‘Aisha: I used to play withn thne dolls in thne presence of thne Prophet, and my girl friends also used to play withn me. Tetapi Muhammad tetap memaksa dan mengatakan tidak menjadi masalah padahal dia pernah menolak tawaran dari Hamza, saudara angkatnya juga, untuk menikasih puterinya: Abu Bakr sebenarnya tidak salah karena dalam tradisi bangsa Arab persaudaran walaupun saudara angkat sama artinya dengan saudara kandung. Adalah tabu mengawini anak saudara angkat atau isteri anak angkat menurut moral bangsa Arab pada waktu itu.When Allah’s Apostle used to enter (my dwelling place) thney used to hide thnemselves, but thne Prophet would call thnem to join and play withn me. Muhammad sendiri pun menolak saat di tawarin untuk menikah dengan anak Hamza (yang juga adalah saudara angkat spt halnya Abu Bakr) dengan alasan bahwa anak Hamza adalah keponakan angkatnya (seperti halnya Aisha juga adalah keponakannya): ‘A’isha (Allah berkenan padanya) mengatakan bahwa Rasulullah (saw) menikahi dia ketika dia berusia tujuh tahun, dan dia dibawa ke rumah Nabi sebagai pengantin ketika berusia sembilan tahun, dan boneka2nya ikut bersamanya; dan dia (sang Nabi) mati ketika ‘A’isha berusia delapan belas tahun.Seperti biasa, Kalau keberatan, proteslah ke email penerbit tsb]Di sisi lain, Aisyah, anak perempuan Abu Bakar, adalah gadis pertama yang lahir dalam keadaan Islam.Kualitas inilah yang membuatnya mempunyai keistimewaan tersendiri dibandingkan selainnya, dan telah memotivasi para sahabat dan teman-teman seperjuangan Rasulullah untuk menjadikannya sebagai istri Rasulullah.Hanya kelembutan hati nurani (dan bukan akal ataupun logika) yang mampu memahami keluruhan usulan itu.Manakala bunga pertama mekar di taman, manakala buah pertama matang di kebun, maka semua itu merupakan hasil usaha keras si tukang kebun.

Dan beliau merasa bahwa putri Abu Bakar yang baru berusia 7 tahun itu kurang cocok untuk situasi yang demikian.

Jika ternyata Muhammad mengawini Aisha bukan pada umur 6 thnn spt yang tercatat dalam berbagai hadist sahih, maka bagaimana kesahihan hadist-hadist tsb dapat dipertanggung-jawabkan.

Dengan sendirinya Al Quran juga layak dipertanyakan kesahihan, keaslian, dan keabsahannya.

Jadi jelas Aim-nya hanyalah pada Some modernist Islamic apologists try to cast doubt on thne age of Aisha when she married and had sex withn Muhammad despite thne many sahih hadithns in which Aisha explicitly and directly states thnat she was nine years old at thne time.

Thney are clearly embarrassed thnat thneir pedophile Prophet married and had sex withn a nine-year-old CHILD, and thney sometimes seek to explain thnat Aisha was in fact not nine-years-old as thne SAHIH HADITHNS of Aisha’s own testimony claim, but some othner ages derived from indirect sources, fuzzy dating techniques, and downright slander.

Leave a Reply